Langsung saja bro..., biar mikrotik bisa berfungsi sebagai router, beberapa setingan harus dilakukan, disini saya cuma menulis secara garis besarnya saja untuk pengingat saya dan juga pengguna mikrotik lainnya, barangkali karena lama tidak utak-atik mikrotinya jadi lupa settingan.
IP Address: 192.168.1.2
Subnet mask: 255.255.255.0
Default gateway: 192.168.1.1
DNS: 192.168.1.1 atau gunakan IP DNS dari ISP
Semoga bermanfaat.
read more...
- Pada bagian interfaces: Bahwa ether1 adalan WAN dan selainnya adalah LAN (silahkan dirubah namanya untuk mempermudah) jadi jangan salah colok kabel dan setting IP-nya
- Pada bagian IP >> Addresses: Silahkan tambahkan IP Publik di interface ether1 (contoh: 100.10.10.1/24 networknya 100.10.10.0) dan IP Lokal yang akan difungsikan sabagai gateway jaringan LAN pada ether2 (contoh: 192.168.1.1/24 networknya 192.168.1.0)
- Pada bagian IP >> DNS: Silahkan masukkan IP DNS-nya yang didapat dari ISP
- Pada bagian IP >> Firewall >> NAT: Silahkan tambahkan IP Client atau IP network lokal (contoh client: 192.168.1.2, network: 192.168.1.0/24) dengan NAT Rule (General), chain: srcnat, Src.Address: IP client atau network, (Action) Action: masquerade.
IP Address: 192.168.1.2
Subnet mask: 255.255.255.0
Default gateway: 192.168.1.1
DNS: 192.168.1.1 atau gunakan IP DNS dari ISP
Semoga bermanfaat.
